Lahirnya Divisi Ayo Kerja

Keuskupan Agung Jakarta

Rentang waktu 2019 - 2023 merupakan masa kelam dunia akibat Pandemi COVID-19. Pandemi  menimbulkan banyak kesulitan kepada  seluruh dunia, termasuk juga di Indonesia.  Kesulitan Ekonomi adalah salah satu hal yang terjadi dimana hal tersebut menyebabkan meningkatnya kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan makin sempitnya jumlah lowongan pekerjaan. Akibatnya  angka penduduk miskin dan pengangguran meningkat drastis.

Gereja Katolik Di Indonesia khususnya di Keuskupan Agung Jakarta merasa perlu untuk melakukan aksi nyata dalam membantu menuntaskan masalah pengangguran. Divisi Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) Keuskupan Agung Jakarta tertantang untuk bertindak mewujudkan aksi nyata tersebut dengan mewujudkan suatu  karya baru yaitu Divisi Ayo Kerja,  yang diresmikan oleh Kardinal Ignatius Suharyo,PR selaku Uskup Agung Keuskupan Agung Jakarta pada tanggal 1 Mei 2022.

GEREJA KATEDRAL JAKARTA
VISI AYO KERJA

Mewujudkan kesejahteraan sosial umat KLMTD (Kecil, Lemah, Miskin, Tersingkir dan Difabel) dan menjadi berkat bagi sesama.

AKTIVITAS UTAMA AYO KERJA

Divisi Ayo Kerja memiliki tiga aktivitas utama dalam mewujudkan visi dan misinya yaitu :

1. Pendampingan   2. Pelatihan  3. Pemberian Informasi

MISI AYO KERJA

Mendampingi umat KLMTD dengan sepenuh hati dalam mencari pekerjaan & Membantu mempertemukan kandidat pencari kerja (umat KLMTD) dan pemberi kerja 

SIAPA TERLIBAT DALAM AYO KERJA ?

Divisi Ayo Kerja mengajak berbagai pihak turut terlibat dalam mewujudkan visi dan misinya. Pihak yang terlibat mualai dari Seksi PSE yang ada di tiap paroki, para pemilik usaha, dan para pencari kerja itu sendiri.